Jumat, 30 September 2016

CONTOH NASKAH FEATURE

haiiiiii,, semuanya... kenalin nihh, ini blog baru aku..disini aku bakal nge-share apa aja yang aku punya, dan yang pengen aku share. hehehe ((#mahngopo)).. sebenernya aku suka banget nulis. dari SD sampe SMA, aku tuhh hobby banget nulis-nulis.. kayak cerpen, cerbung, dsb. pokonya yang berbau fiksi dan nonfiksi lah.. tapi untuk beberapa waktu ini aku jarang banget nyalurin hobby aku yang satu ini. yaa maklum aja aku baru masuk kuliah. wkwkwkwk... jadi sebenernya aku berhenti nulis tuhh dari SMA semester 2 karena aku banyak tugas, dan mau nyiapin ujian nasional. dan sekarang aku juga baru sibuk kuliah, jadi aku nggak pernah sempet deh nyalurin salah satu hobby aku ini. eittss kenapa aku malah jadi curhat kaya gini yahhh.. yaudah dehh sekarang aku mau kasih sesuatu nih buat kalian.. yang lagi ada pelajaran b indo tentang materi feature.. nihh aku kasih salah satu contohnya...


MERBABU I’M COMING
          Mendaki gunung, mungkin adalah kata yang mengasyikkan untuk di dengar. Mendaki adalah salah satu alternatif  liburan alam sekaligus juga sebagai sarana bagi pecinta alam untuk menikmati setiap keindahan yang Tuhan ciptakan. Apalagi Indonesia sendiri memiliki daerah pegunungan yang sangat luas. Masih banyak gunung-gunung di hamparan Indonesia ini yang sangat layak untuk kita kunjungi dan rasakan betapa besarnya kuasa sang pencipta hingga bisa menciptakan alam yang seindah ini.
          Gunung yang tergolong tinggi dan terkenal sebagai tujuan pendakian salah satunya yakni gunung merbabu. Gunung ini terletak di kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Gunung yang selalu setia berdampingan dengan salah satu Gunung aktif di Indonesia, mana lagi kalo bukan Merapi. Segala perlengkapan yang harus dipersiapkan mulai dari perlengkapan pribadi, senter, mantel, makanan ringan (camilan, roti, mi instan), air mineral, obat-obatan dan P3K, perlengkapan bersama (kompor, tenda), hingga mental dan fisik untuk menghadapi segala kemungkinan yang terjadi saat pendakian.
          Informasi-informasi dari berbagai sumber pun wajib kita pelajari dahulu sebelum melakukan pendakian ini. Seperti sejarah tentang gunung tersebut. Selain itu kita juga harus mengikuti aturan – aturan yang telah diberikan. Banyak kesalahan kecil yang memungkinkan adanya bencana yang bisa kita dapat disana. Tetapi jika kita yakin bahwa kita bisa dan tujuan kita juga baik serta kita tetap berpikir positif, maka kita akan sampai puncak dengan selamat.
          Kita dapat mendaki melalui jalur Wekas, jalur ini bisa disebut jalur untuk pemula. Waktu yang tepat untuk memulai pendakian adalah malam hari. Hal tersebut bertujuan agar keesokan harinya, kita dapat melihat sunrice. Di basecamp kita dapat menitipkan kendaraan dan juga mempersiapakan kembali kondisi badan agar dapat stabil. Setelah dirasa cukup, kita dapat langsung memulai pendakian. Langkah pertama tentunya kita mengawali dengan berdoa bersama. Setelah itu kita siap untuk menakhlukan Gunung Merbabu ini.
          Diperjalanan pertama, biasanya kita merasa sangat kelelahan. Itu disebabkan oleh kondisi badan belum dapat menyesuaikan dengan kondisi di Merbabu ini. Namun setelah beberapa saat tubuh mulai beradaptasi dan perjalanan terasa ringan. Pemandangan di sekitar daerah Maerbabu ini sangat indah. Kita bisa melihat luasnya daerah kab. Magelang dan sekitarnya yang dipenuhi lampu-lampu yang berkedap kedip seperti bintang. Walaupun setelah agak jauh lagi kita hanya akan melihat hamparan hutan dan semak-semak yang sangat gelap.
         
          Setelah sekitar kurang lebih 7 jam kita akan sampai di Post 2 yaitu Camp Area. Disana kita langsung mendirikan tenda untuk menaruh barang-barang kita, sekaligus sebagai tempat untuk beristirahat dan mengumpulkan kembali tenaga untuk melanjutkan perjalanan menuju puncak. Oh iya, tips yang lain, usahakan saat mendaki kita memakai sandal gunung dan berkaos kaki serta cek dahulu sandal tersebut licin atau tidak. Karena hal ini sangat penting untuk keselamatan diri sendiri. Sandal gunung sangat membantu kita untuk tetap kuat menginjak tanah yang terjal dan berlumpur, sehingga kita bisa terhindar dari potensi tergelincir.
          Pada keesokan harinya kita akan melanjutkan perjalanan ke puncak. Jika kita ingin mendapatkan sunrice, kita dapat memulai perjalanan sekitar pukul 03.00 pagi. Tips lain, sediakan air minum yang cukup dan bekal serta obat-obatan saat kita menuju puncak, karena perjalanan ini sangat panjang. Setelah kita sampai di puncak, kita akan disuguhkan pemandangan yang sangat indah, luas, dan menajubkan. Kita pun serasa berdiri di atas awan dengan sabana yang membentang luas tanpa batas. Bagaimana tertarik untuk melihat langsung keindahan Merbabu ? silahkan dicoba….